Latar belakang dan tujuan
Data tentang risiko rekuren jangka panjang tromboemboli vena (VTE) dan pengaruh penentuan faktor risiko trombosis pada wanita muda masih kurang. Tujuan penelitian kami adalah meneliti angka rekuren dan nilai prediktif laboratorium dan faktor risiko trombosis klinis pada wanita muda.
Design dan metode
361 pasien wanita rawat jalan dengan kejadian VTE pertama kali pada umur kurang 45 tahun
(umur rata-rata 29.6 tahun, range interquartil 21.9-36.9) dimasukkan dalam analisis retrospektif ini .Wanita tersebut diperiksa kembali dengan memperhatikan rekurensi trombosis dan faktor risiko trombosis secara laboratorium.
Hasil-hasil
Dalam satu periode observasi rata-rata 11.3 tahun, VTE rekuren terjadi pada 141 pasien
(39.2 %). Kemungkinan rekuren kumulatif adalah 10.9% setelah 2 tahun, 29% setelah 10 tahun dan 56% setelah 20 tahun. Tidak ada hubungan signifikan antara VTE rekuren dan faktor risiko laboratorium seperti defisiensi inhibitor natural, faktor V Leiden, variasi protrombin G20210A, peningkatan faktor VIII atau hiperhomosisteinemia. Demikian pula wanita dengan lebih dari satu faktor risiko tidak mempunyai risiko VTE rekuren yang lebih tinggi. Di antara karakteristik-karakteristik klinis hanya peningkatan index massa tubuh ( p=0.03) yang berhubungan dengan kemungkinan rekurensi yang lebih tinggi.
Interpretasi dan Kesimpulan
Risiko VTE rekuren pada wanita muda lebih tinggi dibanding yang diperkirakan sebelumnya dan tetap konstan selama lebih dari 20 tahun. Gejala klinis dan parameter laboratorium tidak membantu memprediksi risiko ini. VTE pada wanita muda sebaiknya dikategorikan sebagai penyakit kronis.